Lompat ke isi utama

Berita

Nashrul Rohmansyah: Pondasi dan Kunci Sukses Hubungan Antar Lembaga adalah Komunikasi Efektif

okee

Nashrul Rohmansyah saat memaparkan materi dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan, Hubungan Antar Lembaga dan Eksistensi Bawaslu Kabupaten Trenggalek.

trenggalek.bawaslu.go.id-Dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Trenggalek dengan tema “Hubungan Antar Lembaga dan Eksistensi Bawaslu Kabupaten Trenggalek” di Hotel Hayam Wuruk, Nashrul Rohmansyah, SE. menegaskan bahwa komunikasi menjadi pondasi dan kunci utama dalam membangun hubungan antar lembaga yang harmonis dan produktif.

Dalam paparannya, Nashrul menjelaskan bahwa komunikasi tidak hanya sekadar bertukar informasi, tetapi juga menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan, sinergi, dan kesepahaman antar pihak. Ia menekankan pentingnya memahami tiga unsur retorika Aristoteles, yaitu ethos, pathos, dan logos, sebagai dasar dalam membangun komunikasi yang persuasif dan efektif.

“Dalam Rhetorica-nya, Aristoteles menyebut bahwa keberhasilan komunikasi dipengaruhi oleh tiga hal: ethos (kredibilitas), pathos (emosi), dan logos (logika). Ketiganya harus berjalan beriringan agar pesan dapat diterima dengan baik dan hubungan antar lembaga semakin kuat,” ujar Nashrul.

Lebih lanjut, Nashrul juga menyinggung nilai luhur yang melekat dalam budaya Jawa, yakni “mikul dhuwur mendhem jero”, sebagai prinsip etika dalam berhubungan antar lembaga. Menurutnya, nilai tersebut mengajarkan pentingnya menjaga nama baik dan menghormati peran serta kontribusi setiap pihak, baik di masa kini maupun yang telah lalu.

“Dalam konteks kelembagaan, ‘mikul dhuwur mendhem jero’ berarti kita harus menjunjung tinggi martabat lembaga lain sekaligus menghargai setiap kerja sama yang telah terjalin. Dari situlah kepercayaan dan kekuatan kelembagaan akan tumbuh,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Trenggalek diharapkan semakin memperkuat jalinan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, guna mewujudkan pengawasan pemilu yang partisipatif, profesional, dan berintegritas.

 

Penulis : Humas Bawaslu Trenggalek

Foto : Humas Bawaslu Trenggalek