Lompat ke isi utama

Berita

Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif Penting Untuk Dilakukan, Sebagai Bentuk Pendidikan Pengawasan Kepada Masyarakat

TRENGGALEK- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Trenggalek melaksanakan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif di Hotel Logano Trenggalek, 22-23 November 2019 yang diikuti 50 orang kader dari berbagai organisasi di Trenggalek. Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang dilaksanakan bukan hanya di Kabupaten Trenggalek tetapi diseluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur, agenda besar Bawaslu ini merupakan salah satu konsep sosialisasi yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota yang bertujuan mengembangkan kemitraan melalui pendidikan pengawasan.  SKPP penting untuk dilakukan, sebagai bentuk pendidikan pengawasan kepada masyarakat. Materi yang didapatkan, banyak berkaitan dengan pemahaman demokrasi, politik dan khususnya pengawasan. Selain itu, terdapat materi kerjasama dan kepemimpinan. Ketua Bawaslu Trenggalek Ahmad Rokhani mengatakan Sekolah kader itu sebagai wadah pembinaan dan pembekalan pengawasan pemilu. Harapannya mereka nantinya menjadi pemantik partisipasi masyarakat supaya ikut terlibat pengawasan pelaksanaan hajat demokrasi.  “Peran aktif masyarakat dalam pengawasan partisipatif pemilu sangat penting. Tantangan besar yang juga dihadapi Bawaslu, diantaranya adalah membangun kesadaran politik masyarakat. Kesadaran masyarakat atas kedaulatan yang dimiliki dalam proses demokrasi dinilai masih rendah. “Salah satu pemicunya adalah minimnya pengetahuan sebagian masyarakat mengenai demokrasi, pemilu dan pengawasan pemilu,”pungkas Ahmad Rokhani.