Lompat ke isi utama

Berita

RAKOR PEMBINAAN SDM PANWASCAM DAN KESKRETARIATAN, RUSMAN: BAWASLU TRENGGALEK DAN JAJARAN SAATNYA BERUBAH LEBIH BAIK

TRENGGALEK- Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Trenggalek, menggelar Rapat Koordinasi Pembinaan Sumber Daya Manusia Panwascam dan Kesekretariatan , kali pertama Rakor ini diadakan setelah Pelantikan Panwascam, Rapat Koordinasi ini diadakan di Hotel Hayam Wuruk Trenggalek Dalam acara ini dihadri oleh 140 orang peserta yang terdiri dari Kepala Sekretariat, Pemegang Uang Muka (PUMK), Staf Teknis dan Pendukung serta Ketua dan Anggota Panwascam Se-Kabupaten Trenggalek. (23/1/2020). Prayogi menyampaikan Divisi yang dibidanginya ada sedikit pergeseran  yang dulu HDI (Hukum Data Informasi) sekarang menjadi  Divisi Hukum, Humas, Hubal (HHH). “Pilkada 2020 ini tidak akan bisa sukses tanpa kerjasama yang baik dari Panwascam dan Sekretariat, Kegiatan Panwascam disupport dari Sekretariat Panwascam, Panwascam diharapkan saling bersinergi dengan stakeholder yang ada di kecamatan masing-masing,  mohon dapat kerjasama dengan baik, intinya saling menjaga.“ Ujar Kordiv.Hukum, Humas, Hubal ini. Bawaslu Kabupaten Trenggalek mengalami perubahan terkait Pengelola Keuangannya, dari Pemerintah Kabupaten Bawaslu Kabupaten Trenggalek diberikan BPP (Bendahara Pegeluaran Pembantu) yang baru tujuannya untuk membenahi keuangan yang kemarin. "Alhamdulilah saya lihat seluruh Kasek dan PUMK di Kecamatan hadir, kami sangat mengapresiasi karena ini sebagai bentuk kepedulian anda atas kegiatan yang akan kami jalankan yaitu Pilkada serentak Tahun 2020 ini. Kami berharap Pemilihan Kepala Daerah ini bisa berjalan dengan baik, penyerapan  dapat maksimal dan terukur tentunya sesuai  dengan Peraturan  Menteri Keuangan. Anda adalah bagian dari keluarga Bawaslu Kabupaten Trenggalek, kami berharap untuk sama-sama kita jaga marwah lembaga Bawaslu ini di tingkat Kecamatan." Rusman Nuryadin menambahkan "Terkait Rekrutmen PPK  yang hari ini berlangsung Panwascam kiranya juga dapat melakukan Pengawasan terkait potensi kerawanan diantaranya Pendaftar PPK yang masih belum cukup umur, Periodesasi Masa Kerja PPK (tidak boleh melebihi 2 kali berturut-turut menjabat), pengurus partai politik juga tim sukses paslon .” Tegas Rusman Kordiv. OSDM DATIN SIMP adalah karakter yang harus dimiliki oleh setiap  Pengawas. Disiplin, bekerja  sesuai dengan tugas dan tanggung jawab itu penting, Panwascam harus tau bagaiamana memberikan pekerjaan dan tanggung jawab kepada staf sesuai dengan arahan. “Anda bisa membina sesuai dengan karakter masing-masing staf, maka dari itu anda sebagai pimpinan di Kecamatan harus memiliki SIMP (Soliditas, Integritas, Mentalitas, Profesionalitas). Bagaimana kita bisa mengukur tugas-tugas pengawasan, bagaimana kita bisa mewujudkan Visi Pemilihan yang bermartabat kalau tidak membangun aparatur yang kuat dan hebat. Momen-momen tahapan masih lengang gunakan untuk Learning by Doing (belajar dengan melakukan), tempat kerja juga menentukan bagian utama anda berkerja, manfaatkan waktu dengan baik, bekerja cepat dan akurat. Harus ada progres Pengawas Kecamatan mulai Komisioner  sampai dengan Staf.“ Tegas Farid Wadjdi Kordiv. PP Hal senada juga disampaikan oleh M. Triono Al Fata “Setiap Pengawas harus memiliki integritas yang baik. Kedudukan atau jabatan tidak lama, itu hanya sementara, mari kita menjaga sikap perbuatan dan sikap pengawasan. Sebagai pengawas harus mampu menjaga mental atas berbagai tekanan. Tetap jaga hubungan keluarga biarpun kita dihadapkan dengan ruang dan waktu yang terbatas sehingga harus kuat. Profesionalitas didalam menjalankan tugas serta mencermati Undang-undang tidak serta merta memvonis segala perbuatan pelanggaran“ Ujar pria ramah ini. Sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek “Bekerja sesuai Tupoksi itu penting, jangan sampai tertukar pekerjannya yang harusnya jadi Komisioner dia mengerjakan tugas Kepala Sekretariat, dan begitu pula sebaliknya bisa jadi rancu, semua itu sudah ada peraturannya sesuai di dalam Perbawaslu No 7 Tahun 2019.  Manfaatkan personil staf yang ada baik yang PNS maupun Non PNS, kemarin Staf Bawaslu Kabupaten itu juga ada Evaluasi, karena SK mereka sudah habis maka harus diadakan tes evaluasi secara socrativ langsung dari Bawaslu RI yang nilainya bisa dilihat langsung pada saat itu juga. Itulah semangat dari keterbukaan dan peningkatan Kapsitas SDM yang selalu didengung-dengungkan oleh Bawaslu RI dalam rangka mengawal Pilkada serentak yang berkualitas dan berintegritas tahun 2020.”  Tutup Ahmad Rokhani. (Humas)