Lompat ke isi utama

Berita

KUNJUNGAN KERJA KOMISI A DPRD PROVINSI JAWA TIMUR DALAM RANGKA MENYERAP ASPIRASI TERKAIT PERSIAPAN PELAKSANAAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH SERENTAK TAHUN 2020

trenggalek.bawaslu.go.id- Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Trenggalek kedayohan DPRD Provinsi Jawa Timur Komisi A dalam agenda kunjungan kerjanya hadir 22 DPRD beserta staf  Jum'at, 09 Oktober 2020 bertempat di Aula Laboratorium Kesehatan Hewan Jl. Kanjeng Jimat No. 195. Ahmad Rokhani Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek memberikan sambutan Pada siang hari Bawaslu Trenggalek mendapat kunjungan dari komisi A DPRD Prov jawa timur termasuk juga berkaitan dengan politik kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini, Kami dari Bawaslu Trenggalek memohon maaf dalam penyambutan kami kurang berkenan karena keterbatasan ini, kami siap menerima arahan dari komisi A DPRD Prov Jatim. Ketua Komisi A DPRD Prov Jatim,  Mayjen TNI (Purn) DR. Istu Hari Subagio, SE dalam sambutannya mengatakan agenda kunjungan kerja Komisi A kali ini, kita sudah mendatangi 19 Kabupaten/Kota Bawaslu maupun KPU di Jawa Timur, tujuan dari kunjungan kami memastikan kesiapan para penyelenggara untuk pesta demokrasi Pilkada ini, kami berharap yang terpenting dalam pilkada aman dan mendapatkan pemimpin yang amanah, Angka partisipasi masyarakat semoga meningkat dan tidak ada serangan fajar ataupun money politik, Semoga selama proses pemilu berjalan sukses. "Masukan dari Komisi A DPRD Jawa Timur untuk pilkada di Trenggalek Komisi A mempunyai tugas pengawasan pada 19 Kabupaten/Kota yang akan melakukan Pilkada Pengawasan dilakukan agar pilkada berjalan baik sesuai yang diharapkan selain itu Kualitas demokrasi di Trenggalek semakin hari semakin meningkat, Kedepan harus lebih selektif claster baru pasien Covid-19 pasca pemilu kesuksesan dari Pilkada adalah netralitas dari ASN. jangan sampai hal yang bersih ini ternodai maka dari itu adanya Bawaslu. "Ahmad Rokhani menanggapi Kami dari Bawaslu Kabupaten Trenggalek partisipasi dalam pengawasan, karena mempunyai tupoksi yang berbeda dengan KPU. Kita juga ada progam SKPP, kita sudah drill dan bimtek terkait demokrasi pemilu, kita punya SKPP darring sudah sebulan lebih. Kami mengajak masyarakat berpartisipasi dan juga melaksanakan pengawasan karena setiap desa pengawasan cuma 1 orang dan per kecamatan 3 orang. terkait Covid-19 sesuai PKPU terbaru ini memang penyebaran Covid-19 menjadi tantangan kami semoga tidak ada penyebaran claster baru, Kami sudah memiliki pokja yang terdiri dari Polri, TNI dan Satgas Covid-19. Kami sudah melaksanakan sosialisi seluruh  SKPD, OPD termasuk Camat supaya menyampaikan kebawahanya terkait netralitas ASN". tegas Ahmad Rokhani.