Ketua Bawaslu Trenggalek Tekankan Peningkatan Kapasitas dan Profesionalisme Jajaran
|
trenggalek.bawaslu.go.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Trenggalek melaksanakan apel pagi pada Senin (3/8/2026) di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Trenggalek. Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan sekaligus menyatukan komitmen jajaran dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kelembagaan.
Apel pagi dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek, Rusman Nuryadin. Dalam amanatnya, Rusman menekankan pentingnya menindaklanjuti arah kebijakan Bawaslu RI yang tertuang dalam Indikator Kinerja Utama (IKU), khususnya dalam membangun tata kelola kelembagaan yang tertib dan disiplin.
Menurut Rusman, penegakan ketertiban tata kelola dan kedisiplinan kerja merupakan langkah awal dalam membangun organisasi yang kuat. Namun, upaya tersebut tidak boleh berhenti setelah tertib administrasi dan disiplin kerja terwujud. Tahap berikutnya adalah memastikan seluruh jajaran terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi masing-masing.
“Setelah ketertiban terwujud, seluruh insan Bawaslu dituntut untuk aktif mengasah kompetensi, memperdalam literasi regulasi, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia,” tegas Rusman dalam arahannya.
Ia menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas menjadi bagian penting dari proses “memantaskan diri” sebagai jajaran pengawas pemilu. Setiap personel Bawaslu perlu memiliki kemauan untuk terus belajar, memahami perkembangan regulasi, serta meningkatkan kemampuan agar mampu menjawab tuntutan tugas pengawasan yang semakin kompleks.
Komitmen tersebut dinilai penting untuk membangun jajaran Bawaslu Kabupaten Trenggalek yang tidak hanya tertib dalam tata kelola dan administrasi, tetapi juga memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan profesional dalam menjalankan tugas. Dengan kualitas sumber daya manusia yang terus diperkuat, pelaksanaan tugas pengawasan diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap berbagai dinamika.
Lebih lanjut, Rusman mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan peningkatan kapasitas sebagai bagian dari budaya kerja. Profesionalisme tidak cukup dibangun melalui kedisiplinan, tetapi juga melalui kemauan untuk terus memperbaiki diri, memperluas pengetahuan, dan meningkatkan kualitas kinerja.
“Komitmen ini menjadi kunci agar Bawaslu Kabupaten Trenggalek senantiasa profesional, adaptif, dan benar-benar pantas mengemban amanat besar pengawasan demokrasi.”
Melalui apel pagi tersebut, Bawaslu Kabupaten Trenggalek meneguhkan kembali komitmen untuk membangun kelembagaan yang semakin tertib, disiplin, profesional, dan berintegritas. Peningkatan kapasitas jajaran menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tugas pengawasan dapat dilaksanakan secara optimal sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap Bawaslu sebagai lembaga yang memiliki mandat menjaga kualitas demokrasi.
Humas Bawaslu Trenggalek