Lompat ke isi utama

Berita

Di Forum Penyelenggara Pemilu Dunia, Bagja Sampaikan Cara Indonesia Siapkan Pemilu 2024

(trenggalek.bawaslu.go.id) Anggota Bawaslu Rahmat Bagja membagikan strategi Indonesia dalam menyiapkan gelaran Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Menurutnya pemilu di Indonesia berbeda dengan negara-negara lain yang mempunyai karakteristik khusus dengan berbagai tantangan. “Pemilu Indonesia sangat kompleks dengan empat pemilu nasional serta dua pemilihan (pilkada) lokal ditambah lagi tantangan dan hambatan pemilu lain seperti luas wilayah, politik uang,” katanya dalam diskusi Program Of The Asia Regional Event di Nusa Dua, Bali, seperti dilansir dari laman Bawaslu RI, Rabu (06/4/2022). Meski demikian, Bagja meyakini Indonesia bisa melaluinya berbekal pengalaman Pemilu Serentak Tahun 2019 serta Pemilihan Tahun 2020 dengan situasi pandemik covid-19. Lelaki yang akan menjabat sebagai Anggota Bawaslu periode kedua (2022-2027) inimenjelaskan sistem keadilan pemilu Indonesia yang berbeda dengan negara lain selain adanya penindakan pelanggaran pemilu, tetapi ada pula pencegahan pelanggaran pemilu. Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu itu menegaskan penyelenggara pemilu harus bisa memastikan dan menjalankan terselenggaranya pemilu yang jujur, adil dan demokratis. Beberapa strategi, lanjut dia, yang perlu dilakukan ialah terkait dengan membuat aturan yang menjamin prediktabilitas dari proses pemilu yang adil dan jujur. Selain itu, kepada perwakilan Negara, Bagja memaparkan, Bawaslu melakukan pengawasan partisipatif dengan mengajak masyarakat turut mengawasi. Berkat implementasi konsep digital pengawasan pemilu dan penegakan hukum, akunya, hal tersebut memperkuat sinergi antar-penyelenggara pemilu dan penegak hukum.