Bawaslu Provinsi Jawa Timur Monitoring Kesiapan Jajaran Pengawas Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek di Kecamatan Munjungan
|
trenggalek.bawaslu.go.id- Rabu, 16 September 2020, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi melakukan monitoring persiapan pengawasan tahapan pasca penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan persiapan Kampanye yang akan dimulai pada tanggal 26 September 2020, di Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek.
Pelaksanaan monitoring didampingi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek, Rokhani dengan menghadirkan Panwascam dan Jajaran 11 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) yaitu Desa Munjungan, Ngulungkulon, Tawing, Ngulungwetan, Bendoroto, Bangun, Besuki, Karangturi, Masaran, Craken dan Sobo.
Koordinator Pengawasan dan Hubal Bawaslu Jawa Timur menyampaikan fokus pengawasan DPS, jajaran pengawas mencermati kembali data Pemilih dalam DPS terkait kegandaan, Pemilih Meninggal, anggota TNI/Polri, Pemilih pindah domisili, Pemilih tidak dikenal, Pemilih yang memenuhi syarat tidak masuk dalam DPS dan akurasi data elemen data Pemilih.
Lebih lanjut Aang Kordiv Pengawasan dan Hubal guna menyampaikan untuk memaksimalkan pengawasan data Pemilih agar terpenuhi prinsip one man one vote one value, dilakukan dengan pencermatan data mandiri oleh jajaran Panwascam, berkoordinasi dengan pihak Desa terkait data Pemilih di Desa dan membuka posko pengaduan data Pemilih di kecamatan.
Selain itu disampaikan, dalam persiapan pengawasan tahapan kampanye, fokus pengawasan kampanye antara lain pada ketaatan penyelenggara Pemilu, Peserta Pemilihan, Partai Politik, Tim Kampanye dan peserta kampanye pada protokol covid-19 dan regulasi pemilihan lainnya yang terkait seperti perda reklame dan lainnya.
Kendala Pengawasan di Kecamatam Munjungan Kabupaten Trenggalek yaitu terkait sulitnya sinyal di 4 Desa yaitu Sobo, Ngulungwetan, Besuki dan Ngulungkulon, hal ini tentu berdampak langsung kesulitan dalam pelaporan yang berbasis online dan kegiatan yang menggunakan daring. selain itu Kecamatan Munjungan merupakan daerah rawan bencana alam yaitu longsor, tentu ini akan menghambat proses pengiriman logistik menjelang hari pemungutan suara.
Hal ini tentu menjadi perhatian Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam pola strategi pengawasan kampanye, logistik sampai pada pemungutan dan penghitungan suara. Ungkap Aang.
Rokhani, Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek menyampaiakan bahwasanya kondisi alam dan dan keterbatasan jaringan di munjungan merupakan titik kerawanan yang perlu diantisipasi, termasuk pasokan listrik pada malam hari H pemungutan suara. oleh sebab itu Rokhani juga akan berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi kerawanan tersebut. Imbuh Rokhani.
Dalam kesempatan yang sama, Anas Fauzi Divisi Pengawasan Panwaslu Kecamatan Munjungan menyampaikan bahwasanya Panwas Desa di Kecamatan Munjungan sudah mulai melakukan pemetaan potensi kerawanan yang di pasang di sekretariat Panwaslu Kecamatan. Dengan adanya pemetaan tersebut harapan nya pengawasan dapat dilaksannakan semaksimal mungkin, termasuk juga dalam pemetaan tersebut menampilkan pergerakan data pemilih di masing- masing Desa dan TPS. tutupnya.