Bawaslu Kabupaten Trenggalek Ikuti Penguatan Pokja PPKS untuk Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dan Suportif
|
trenggalek.bawaslu.go.id - Bawaslu Kabupaten Trenggalek mengikuti kegiatan Diskusi Kelompok Kerja Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Pokja PPKS) yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.
Dari Bawaslu Kabupaten Trenggalek, kegiatan diikuti oleh pimpinan beserta jajaran sekretariat. Diskusi tersebut menjadi ruang penguatan pemahaman terkait upaya pencegahan, penanganan, serta pembangunan budaya kerja yang suportif dan saling menghormati di lingkungan lembaga.
Dalam arahannya, Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur sekaligus Pengarah Pokja PPKS, Rusmifahrizal Rustam, menegaskan pentingnya membangun sistem perlindungan yang jelas dan mudah diakses oleh seluruh pegawai. Ia menyampaikan perlunya penyediaan saluran pengaduan yang aman, termasuk hotline pengaduan dan posko layanan dengan identitas yang jelas, sehingga korban maupun pelapor dapat merasa terlindungi saat menyampaikan aduan.
Selain itu, seluruh jajaran Bawaslu juga didorong untuk membangun budaya kerja yang saling menjaga dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual di lingkungan kerja.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Eka Rahmawati mengenai pendekatan penanganan kekerasan seksual berbasis trauma. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa setiap korban memiliki respons yang berbeda ketika menghadapi kekerasan, seperti melawan, menghindar, maupun membeku sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri.
Lebih lanjut, Eka Rahmawati juga menyampaikan bahwa Bawaslu Provinsi Jawa Timur tengah mengembangkan sistem kelembagaan PPKS melalui penyusunan SOP, protokol kerahasiaan, serta mekanisme penanganan yang aman dan bebas dari retaliasi. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan bagi seluruh pegawai sekaligus menciptakan ruang kerja yang lebih profesional dan inklusif.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Trenggalek berkomitmen untuk terus memperkuat pemahaman dan kapasitas kelembagaan dalam upaya pencegahan serta penanganan kekerasan seksual. Penguatan kapasitas secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, suportif, dan berintegritas di lingkungan Bawaslu
Humas Bawaslu Trenggalek